Aneka Wisata Bandung Anti Mainstream Yang Menarik

Anda tentu bosan menikmati wisata Bandung yang itu-itu saja bukan? Nah, kalau iya, saatnya Anda beralih mencari tempat baru yang menarik dan bagus. Tak ada salahnya Anda browsing sebentar di Google untuk melihat peta dan beberapa tawaran paket liburan ke sini.

Jika Anda mau sedikit menyusuri Kota Bandung dan sekitarnya, sebenarnya masih banyak lho daftar kuliner dan keindahan alam yang belum terjamah dan jarang dikunjungi oleh wisatawan.

Mungkin sebagian traveler terlalu fokus dengan Lembang di kawasan Bandung utara yang kaya akan wisata anak dan keluarga. Mereka lupa bahwa kawasan Bandung selatan juga punya banyak tempat menarik untuk dikunjungi. Bahkan di pusat kota pun ada lho tempat bagus yang belum banyak diketahui oleh wisatawan.

Lalu, kira-kira apa saja ya tempat wisata Bandung yang anti mainstream? Pengen tau? Simak 10 wisata Bandung dan sekitarnya yang anti mainstream berikut.

10 Wisata Bandung Anti Mainstream Yang Menarik Dan Bagus

1. Keliling Kota Bandung Dengan Bus Bandros

Wisata Bandung
Wisata Bandung keliling kota dengan Bus Bandros (Foto : yourbandung.com)

Bandros adalah akronim dari Bandung Tour on Bus. Bus ini adalah bus wisata ikon baru kota Bandung. Bus ini beroperasi setiap hari Sabtu–Kamis, mulai dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore.

Dengan membayar tiket sebesar Rp10.000, kamu sudah bisa menumpangi bus yang unik ini dari halte Taman Kandaga Puspa. Kalau sekarang sepertinya haltenya sudah pindah di Alun-alun Bandung.

2. Kampung Kreatif

Kampung Dago Pojok
Kampung Dago Pojok (Foto : bandungcreativecityforum.wordpress.com)

Bandung memang surga buat penggiat kreatif karena mereka sangat difasilitasi oleh pemkot-nya. Kang Emil sendiri menargetkan akan ada 30 kampung kreatif di Bandung. Nah, beberapa di antaranya bisa Anda susuri saat Anda jalan-jalan ke Bandung.

Sebut saja Kampung Cicukang. Anda bisa melihat beragam atraksi di kampung yang terletak di pinggir rel kereta api ini. Ada pertunjukan instrumen musik dapur, wayang seng, marawis, tari jaipong, dan pertunjukan teater. Lukisan mural karya anak-anak kampung juga meramaikan suasana kampung ini.

Demikian halnya di Kampung Dago Pojok, Anda akan diperlihatkan berbagai atraksi kesenian tradisional, mulai dari Tari Jaipong, Pencak Silat, Gondang, seni musik Celempung, dan Wayang Golek.

Kampung lain yang bisa Anda kunjungi adalah Kampung Akustik Cicadas. Menyusuri kampung ini, Anda akan melihat mural di sepanjang dinding. Nama akustik bukan berarti cuma musik lho, sejumlah kesenian tradisional juga bisa Anda lihat di Festival Kampung Akustik.

3. Lactasari Mini Farm

Lactasari Mini Farm
Lactasari Mini Farm (Foto : nitastrudwickphotography.com)

Satu-satunya peternakan yang ada di mall modern adalah Laktasari Mini Farm di Paris Van Java (PVJ Mall). Ini merupakan konsep tempat wisata di Bandung yang baru dan unik. Dan tentu saja semua wisatawan sangat tertarik dengan konsep yang diterapkan oleh pengelola objek wisata ini.

Bagi keluarga yang datang ke Bandung, dengan mengunjungi PVJ Mall maka orang tua dapat berbelanja, kaum remaja dan pemuda dapat nongkrong (hangout) di cafe dan resto yang ada di serambi mall, dan anak-anak dapat bermain dan mengenal hewan ternak di Laktasari Mini Farm yang ada di lantai atas. Tempat wisata anak di Bandung ini sangat ramai setiap harinya.

4. Situ Cisanti

Situ Cisanti
Situ Cisanti (Foto : ydiafrune.wordpress.com)

Selain asik dan seru untuk arung jeram, Sungai Citarum yang merupakan sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Barat ini ternyata memiliki hulu yang sangat cantik dan eksotis.

Ya, namanya Situ Cisanti yang terletak di Pangalengan, 2 jam perjalanan dari Kota Bandung. Selain keindahannya, tempat wisata di Bandung ini memiliki fungsi yang sangat besar bagi masyarakat Jawa Barat dan memiliki sejarah dengan Kerajaan Pasundan.

5. Gunung Padang

Gunung Padang
Gunung Padang (Foto : pisangkepok3.wordpress.com)

Tempat wisata di Bandung yang baru ini terletak 1,5 jam perjalanan dari Kota Bandung. Letaknya ada di Cianjur. Gunung Padang ini merupakan gunung yang kontroversial, ada yang bilang bahwa gunung ini lebih tua dan lebih besar dibanding Piramida yang ada di Mesir, maka dari itu banyak arkeolog dari Indonesia maupun luar negeri yang meneliti keberadaan Gunung Padang ini.

Wilayah yang dibuka untuk wisata hanyalah beberapa, sebenernya lokasi Gunung Padang ini sangat besar, tetapi karena masih diteliti hanya beberapa bagian saja yang dibuka. Di gunung ini terdapat batu-batu yang merupakan peninggalan zaman dahulu, yang keberadaannya masih belum diketahui.

Selain itu, pemandangan di sekitar Gunung Padang ini pun bagus dan udaranya pun segar. Menarik bukan? Untuk menambah pengetahuan Anda tentang Gunung Padang, silahkan baca artikel ini dan lihat video berikut.


6. Kopi Aroma

Kopi Aroma
Kopi Aroma (Foto : sistalisius.com)

Jika Medan punya Kopi Sedap sebagai kopi legendaris, maka Bandung punya kopi aroma yang nikmatnya bisa sebanding dengan kopi asal medan tersebut. Kopi yang aromanya bisa tercium bahkan dari jarak 2 meter tersebut tidak dijual di gerai mewah melainkan di toko tua bergaya kolonial. Pemiliknya Tan Houw Sian sudah berjualan sejak tahun 1930 dan tidak pernah kehilangan penggemar.

Meskipun dijual di tempat yang sederhana tapi Anda akan tetap melihat antrean mengular kala ingin membeli kopi enak itu. Bagi Anda yang penasaran dengan rasa kopi ini silahkan datang ke Jalan Banceuy no.51. Sangking larisnya bahkan tak jarang orang menjadikan kopi aroma sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.

7. Pasar Gedebage

Pasar Gedebage
Pasar Gedebage (Foto : ceritaanda.viva.co.id)

Pasar Gedebage adalah pasar yang menjual barang-barang bekas dengan kualitas mumpuni di Bandung. Pasar yang terletak di Jalan Soekarno Hatta ini memang menyediakan segala jenis barang yang dibutuhkan dengan harga bervariasi namun yang jelas masih bersahabat dengan kantong.

Tak jarang wisatawan bisa menemukan berbagai pakaian dari brand luar yang harganya selangit dijual setengah harga di sini. Selain murah menariknya seluruh barang di pasar tersebut masih bisa ditawar. So bagi Anda yang mau menambah koleksi pakaianmu siap-siap datang saja ke Pasar Gedebage yang terkenal sebagai salah satu tempat belanja murah di Bandung.

8. Berjalan-Jalan Di Taman Kota Yang Tematik

Taman Jomblo
Taman Jomblo (Foto : jakartatraveller.com)

Sejak Ridwan Kamil alias Kang Emil diangkat menjadi walikota, ruang-ruang publik di kota Bandung disulap menjadi taman-taman tematik yang tak cuma menarik masyarakat Bandung, tapi juga warga luar kota. Ada sejumlah taman tematik yang masing-masing menawarkan keunikan tersendiri. Rencananya, akan terus dibangun taman-taman tematik baru di setiap sudut kota.

Salah satu taman baru yang populer adalah Taman Jomblo. Taman ini terdiri dari sejumlah tempat duduk solo yang dicat warna-warni. Sesuai namanya, kamu dilarang pacaran di sini untuk menghormati kaum jomblo merana. (Betewe, kalo cari jodoh di sini boleh gak, Kang?)

Ada juga Taman Skateboard, Taman Musik, Taman Film dan Taman Fotografi yang biasa dimanfaatkan anak muda untuk mengasah hobinya. Selain taman-taman di atas, masih ada sejumlah taman tematik lainnya. Oh iya, di masing-masing taman ini juga tersedia wi-fi gratis, lho! Makanya rugi deh kalau melewatkan aktivitas wisata di Bandung yang satu ini.

9. Aneka Tempat Nongkrong Di Dago Pakar

Lisung Cafe
Lisung Cafe (Foto : klikhotel.com)

Dago Pakar atau Dago atas adalah salah satu tempat nongkrong favorit anak muda Bandung. Selain nongkrong sambil ngopi dan ngemil, di sini Anda juga bisa menikmati pemandangan lampu kota Bandung di malam hari.

Ada beberapa tempat nongkrong yang recommended, antara lain Lisung Cafe, Selasar Sunaryo Art Space, The Valley, dan Stone Cafe. Nongkrong di tempat ini merupakan aktivitas wisata Bandung yang wajib bagi anak muda.

10. Street Gourmet

Street Gourmet
Street Gourmet (Foto : Kompas.com/Putra Prima Perdana)

Makan di dalam bus? Mungkin terdengar biasa saja. Namun makan di dalam bus yang disulap seperti restoran mewah sambil keliling Kota Bandung, sensasinya pasti berbeda.

Dari luar bus itu seperti layaknya bus pariwisata. Namun saat sudah masuk ke dalam, wiuh… sangat berbeda dari bus-bus biasa. Kursi dipasang berhadapan seperti di restoran pada umumnya. Ada yang untuk berempat, ada juga yang untuk dua orang. Joknya didesain cukup nyaman dan empuk. Interior bus sederhana, tapi terkesan mewah.

Selama perjalanan makanan akan disajikan secara berkala. Mulai dari menu pembuka hingga penutup. Beruntung laju bus cukup konstan, kendaraan hanya dipacu dengan kecepatan 30 km/ jam saja. Jalanan yang dilalui juga cukup aman, tidak ada jalan yang berlubang. Goyang-goyang sedikit memang masih terasa, maklum saja di atas bus.

Selain menikmati makanan, para tamu resto juga tak mau melewatkan untuk berfoto di dalam bus yang unik ini. Asik dan seru deh pokoknya. Sekilas gambaran tentang Street Gourmet dapat diliat pada video berikut.


Bagaimana sobat traveler? Menarik bukan tempat wisata Bandung anti mainstream? Sebenarnya masih banyak lagi wisata Bandung yang bagus lainnya, mungkin lain kali akan saya share lagi disini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s